Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot...

4 Pembagian Jenis Traveler Menurut Buku Value Traveling Edwin Santoso


4 Pembagian Jenis Traveler Menurut Buku Value Traveling Edwin Santoso - Traveling adalah kegiatan yang tidak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan manusia. Namanya juga manusia, memiliki hati dan pikiran, ada kalanya merasa jenuh, lelah, dan butuh membuang rasa tersebut. Dengan traveling merupakan cara paling ampuh untuk menghilangkan segala penat dan stres.


3 Pembagian Jenis Traveler Menurut Buku Value Traveling Edwin Santoso
3 Pembagian Jenis Traveler Menurut Buku Value Traveling Edwin Santoso


 

Ditambah Indonesia makin gencar dalam industri pariwisatanya, nggak hanya di desa dan perkotaan semua memberikan hiburan pariwisata yang menggoda untuk disinggahi semuanya. Sekalipun hanya wisata kuliner, hmm ... jadi kangen wisata kuliner lagi nih. Belum sempat, karena suami kerja dan liburnya hanya hari Minggu. Sudah ada anak pula ye kan? Masih 15 bulan soalnya kalau mau dibawa bepergian, kasihan kena angin.

 

Dalam postingan kali ini, saya mau berbagi pengetahuan soal jenis traveler dari buku 'Value Traveling', yang ditulis oleh Mas Edwin Santoso.

 

Dia berpesan kepada mera yang masih muda dan belum banyak tanggungan untuk menjelajah destinasi lokal maupun mancanegara. Tujuannya ya untuk membuka wawasan serta menyadarkan diri bahwa dunia ini begitu luas dan traveling menjadi salah satu petualangan mengenal dunia dengan tak terbatas.

 

Pembagian Jenis Traveler

 

Pembagian Jenis Traveler
Pembagian Jenis Traveler


Menurut mas Edwin dalam bukunya 'Value Traveling' kita wajib mengetahui gaya traveling diri kita sendiri, karena akan berpengaruh dalam perencanaan traveling. Baik itu dari segi biaya, penginapan, apa yang dilakukan di tempat wisata, menggunakan moda transportasi apa dan lain sebagainya.

 

Tapi kalau kamu belum menyadari gaya travelingmu bagaimana, intip panduan referensi traveling style di bawah ini. Siapa tahu ada yang cocok untukmu.

 

 

1. Hardcore budget traveler

 

Kalau kamu termasuk traveler yang suka membaca backpack ke mana-mana, fix kamu disebut sebagai Hardcore budget traveler. Adalah traveler yang selalu melakukan penghematan biaya ketika melakukan traveling di atas segala-galanya.

 

Bahkan Hardcore budget traveler tidak masalah untuk tidur di mana pun asal bisa hemat. Makan juga seadanya asal budget tetap aman.

 

Bahkan memasang muka tebal (baca: tidak punya malu) untuk bisa memeroleh hal gratisan di destinasi tempat mereka berwisata. (halaman 9)

 

Hardcore budget traveler juga menomorsatukan pengalaman di atas kenyamanan. Sehingga kita bisa dengan mudah mengenali mereka ketika sedang menelusuri sebuah destinasi wisata, dari pagi sampai malam dengan membawa backpack raksasa di punggung.


Hardcore budget traveler
Hardcore budget traveler


 

2. Budget traveler

 

Tidak berbeda jauh dengan Hardcore budget traveler, tetapi budget traveler lebih mengutamakan bisa memeroleh kenyamanan. Mereka bersedia menukar kenyamanan, dalam kondisi tertentu untuk bisa menghemat dari segi biaya.

 

Kita bisa mengenali jenis traveler ini dari akomodasinya, mereka lebih memilih penginapan model AIRBNB. Mereka juga mengutamakan pengalaman di atas kenyamanan. Tidak masalah jika melakukan wisata dengan membawa carry-on dan backpack ke mana-mana.

 

"Saya sendiri mengidentifikasi diri saya sebagai traveler jenis ini," (halaman 10).

 

 

3. Normal traveler

 

Nah, jenis traveler ini adalah yang paling mengutamakan keseimbangan, antara kenyamanan dan biaya. Bisa mudah ditemui dari sebuah tur yang diorganisir oleh perusahaan tour&travel.

 

Normal traveler juga bersedia membayar lebih agar bisa mendapatkan penerbangan yang layak dan nyaman. Biasanya mereka lebih sering membawa bagasi check-in. Mereka juga tidak mau repot mengeurusu segala macam rencana perjalanan, mereka serahkan semuanya ke pihak ketiga.

 

Traveler Normal memang akan lebih modis penampilannya ketimbang, kedua jenis traveler di atas.

 

 

4. Luxury traveler

 

 

Percaya atau tidak jenis Luxury traveler akan jarang ditemui oleh kita, jika kita lebih sering menggunakan kelas ekonomi dan akomodasi non hotel. Mengapa? Karena jenis traveler ini akan mengutamakan kenyamanan di atas biaya.

 

Luxury traveler rela membayar biaya yang lebih, agar mereka mendapatkan tingkat kenyamanan tertinggi. Tetapi jenis traveler ini juga sama seperti normal traveler, membawa bagasi check-in serta carry-on ke tempat mereka sering berwisata.

 

Mereka lebih memilih wisata santai nan berkesan. Mereka juga lebih memeilih jam terbang kelas bisnis atau yang paling tinggi kelasnya pun hotel yang dipilih adalah berbintang 4/5. Yah, kita bisa kenali mereka biasanya kalau bukan pebisnis ya artis atau konglomerat hehehe ....

 

Sudah tahu kamu termasuk jenis traveler yang mana? Yang pasti tujuan dari semua jenis traveler di atas adalah menikmati liburan, betul?

 

Komentar

  1. Jadi nostalgia, dulu sebelum nikah hadcore garis keras. Sekarang lumayan udah naik level, heuheu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pond's Merilis Serum Pencerah Wajah Terbaik Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask

Pond's Merilis Serum Pencerah Wajah Terbaik Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask  - Kecantikan wajah bisa pudar seiring usia, jika kita tidak pandai merawat diri. Sudah menjadi keharusan bagi seorang wanita dalam menjaga kecantikan, eit ... tapi pria juga harus menjaga juga lho. Pond's Merilis Serum Pencerah Wajah Terbaik Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask   Apalagi buat teman-teman yang suka bepergian, entah itu karena merefresh kegiatan setelah seminggu bekerja ataupun memang hobi yang rutin dikerjakan.   Paparan debu jalanan, kotoran dari udara, sinar matahari yang tinggi sehingga bisa merusak kulit, dan lain sebagainya. Biar agenda travelingmu menjadi kegiatan yang nyaman, menyenangkan, dan kulit juga tetap mendapatkan perawatan intip tips berikut ya!     Rahasia Perawatan Kulit Ketika Traveling

Harga Tiket Masuk Museum Batik Pekalongan

  Harga Tiket Masuk Museum Batik Pekalongan - Museum batik Pekalongan, diresmikan pada tanggal 12 Juli 200 oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Peresmian museum batik Pekalongan, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional yang ke-59. Halaman depan Museum Batik Pekalongan   Seperti yang kita tahu, batik merupakan selembar kain yang memiliki motif, unik, dan menarik. Namun, sesungguhnya batik lebih dari itu. Batik menyimpan filosofi tentang ketekunan, kegigihan, dan kebanggan.   Ba-tik, diirangkai dari kata, 'amba', dan 'tik'. Amba memiliki makna lebar dan tik, mempunyai arti titik. Bila ditarik kesimpulan, batik merupakan titik-titik yang digambar pada media kain yang lebar dan menghasilkan pola yang indah.     Museum Batik Pekalongan

Explore Museum Situs Semedo

Explore Museum Situs Semedo - Akhirnya serangkaian acara FestivalTanah Tua Semedo , selesai dilaksanakan dua hari. Saya menikmati perjalanan ini, apalagi ditemani dengan sahabat-sahabat sefrekuensi saya. Hunting foto, video dan mendapatkan pengalaman yang seru adalah hal yang paling ditunggu. Selepas sarapan dengan Nasi Ponggol Purba Sambel Sege , kami melanjutkan acara untuk mengunjungi Museum Semedo sebagai destinasi terakhir yang kami explore di Semedo. Berjalan beriringan dengan peserta lain, dan penasaran apa yang akan terjadi di dalamnya. Sebelum masuk kami memanfaatkan, pepotoan di depan museum. Karena untuk masuk, ternyata peserta dibatasi sepuluh-sepuluh dahulu. Agar di dalam tidak penuh, dan mas Satpamnya mendampingi serta megarahkan. Saya mendapatkan kloter ke lima kalau nggak salah. Setelah masuk saya menyaksikan langsung, fosil-fosil yang berhasil ditemukan oleh Mbah Dakri. Kalau ditanya fosil apa saja yang ada didalamnya adalah; gajah purba, kerbau,b...