Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot...

Cara Pesan Tiket Kereta Api untuk Anak di bawah 3 Tahun


Cara Pesan Tiket Kereta Api untuk Anak di bawah 3 Tahun - Selamat tahun baru! MasyaAllah tahun baru rencana Kakak mau main ke rumah, eh malah saya yang datang ke sana karena beliau ketimpa musibah. Akhirnya saya dan keluarga langsung cari tiket kereta. Karena masih ada anak bawah dua tahun, saya ingin berbagi pengalaman syarat bayi naik kereta api. Yang siapa tahu juga ada yang butuh infonya.


Cara Pesan Tiket Kereta Api untuk Anak di bawah 3 Tahun
Cara Pesan Tiket Kereta Api untuk Anak di bawah 3 Tahun


 

Anak umur 3 tahun naik kereta api bayar berapa? Dan anak usia 2 tahun bayar tiket kereta api itu sudah berbeda. Kok bisa iya, karena anak di bawah dua tahun itu masih gratis.

 

Apakah bayi bayar tiket kereta api? Jawabannya tidak. Mau kereta api jarak dekat maupun kereta api jarak jauh, yang namanya bayi tidak perlu membayar tiket kereta api. Lantas apa syaratnya? Yok baca di bawah ini syaratnya.

 

 

Syarat Bayi Naik Kereta Api

 

Syarat Bayi Naik Kereta Api
Syarat Bayi Naik Kereta Api

 

Kalau pas sempat membuat status ketika berada di stasiun ataupun kereta api sering saya mendapat pertanyaan, apakah bayi bayar tiket kereta api? Atau Apakah anak 1 tahun bayar tiket kereta api, dan seterusnya. Intinya membahas soal berapa yang harus dibayar untuk naik kereta api, jika membawa anak.

 

Mumpung sempat menulis, saya ingin berbagi pengalaman. Syarat bayi naik kereta api itu sangat mudah sekali. Cukup orang tua membawa KK (Kartu Keluarga).

 

 

Cara Pesan Tiket Kereta Api untuk Anak di bawah 3 Tahun

 

 

loket kereta api di Weleri
loket kereta api di Weleri


Anak di bawah 3 tahun berarti bisa 2 tahun, 1 tahun dan anak bayi dalam hitungan bulan ya teman-teman. Saya biasanya melakukan pembelian tiket kereta api di lokasi alias on the spot. Jadi pas sudah berada di loket biasanya saya menyiapkan KTP orang dewasa, dan juga KK (Kartu Keluarga) di mana nama anak sudah terdaftar. Jadi tinggal menunjukkan saja.

 

Prosesnya Begini, Cara Pesan Tiket Kereta Api untuk Anak di bawah 3 Tahun:

 

 

  • Menuju loket kereta api
  • Bawa KTP orang dewasa dan KK (Kartu Keluarga) yang ada nama anak. Boleh juga kalau sudah punya KIA (Kartu Identitas Anak). Sampaikan kepada petugas, kalau kita membawa bayi/balita dengan usia sekian. Tinggal petugas ngecek pada KK. Tidak perlu membawa KK yang lembaran kertas kok, dalam bentuk PDF juga bisa. Saya seringnya menggunakan PDF.
  • Setelah diproses, kita tinggal membayar tiket kereta api orang dewasanya, karena anak di bawah 3 tahun itu masih gratis.

 

Ya, semudah itu dalam membeli tiket kereta api jika kita membawa anak atau bayi. Yang perlu perjuangan adalah ketika menjaga anak untuk tetap tenang, hahaha ... karena mereka sungguh penasaran dengan semua yang ada di stasiun. Termasuk anak saya, Gendis. Lihat saja tingkah polah yang ia lakukan. Tidak di stasiun, tidak di kereta ada aja yang dilakukannya.

 

apakah bayi bayar tiket kereta api
Lagi fase pengen pakai sandal orang dewasa


 

4 Manfaat Membawa Si Kecil Naik Kereta

 

 

Kereta api memang menjadi moda transportasi yang saya pilih ketika harus mudik ke rumah adik atau kakak di Kendal. Selain cepat dan tidak macet, anak juga bisa belajar mengenal banyak hal. Apa sajakah hal positif yang bisa dipelajari oleh anak? Yuk baca di bawah ini.

 

Anak belajar mengenal moda transportasi


apakah bayi bayar tiket kereta api
Polahnya naik turun kursi penumpang


 

Dengan naik kereta api, anak jadi belajar mengenal moda transportasi kereta api. Di mana jalurnya melewati sawah, pepohonan, bukit, kebun, bahkan pantai.

 

Anak belajar mengantri ketika membeli tiket kereta api

 

Saya selalu lebih dahulu duduk di tempat duduk stasiun, dan bilang kepada si kecil untuk membeli tiket dahulu sebelum naik kereta. Selain itu saya juga bilang kalau membeli tiket itu harus mengantri. "Kak, ini namanya mengantri, untuk membeli tiket kita tidak bisa main masuk saja," meskipun belum paham betul kalau diberi tahu secara rutin ia akhirnya akan paham.

 

Mengajarkan anak disiplin

 

Yang paling penting dalam naik kereta api adalah, memastikan jam keberangkatan tidak terlambat. Nah, ini yang sering kali saya berusaha datang tidak mepet. Anak bisa kita kenalkan yang namanya tepat waktu, displin, dan konsekuensi kalau terlambat naik. "Kan, jadi ditinggal sama kereta apinya?"

 

Belajar mengenal orang lain

 

Kebetulan tipe anak saya yang tidak malu berinteraksi dengan orang lain, jadi tiap ketemu anak kecil yang sebaya atau di atasnya ia selalu mendekati dan ingin bermain bersama. Demikian ketika di kereta, bawaannya ingin main bersama. Kalau pas dia sendirian nggak ada temannya di depan atau samping tempat duduk, ya dia otomatis minta jalan ke sana kemari, naik di kursi turun dari kursi. Begitu seterusnya. Lihat saja dalam gambar hehehe ...

 

 

Syarat Bayi Naik Kereta Api
Syarat Bayi Naik Kereta Api

Kesimpulan

 

 

Cara membeli tiket kereta api untuk anak balita, batita, dan bayi sangat mudah asal orang tua membawa KK (kartu keluarga). Lebih bagus lagi memiliki KIA (Kartu Identitas Anak).

 

Naik kereta api akan mengajarkan anak mengenal banyak hal, salah satunya mengenal moda transportasi kereta api seperti pada lagu yang sering ia dengar. Naik kereta api tut ... tut ... tut ....


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas

I nsto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas   - Sebagai seorang ibu rumah tangga  yang tidak bekerja, maka banyak hal yang aku lakukan untuk membantu kebutuhan dapur. Beberapa kegiatan yang aku kerjakan sebetulnya berawal dari hobi yang aku tekuni. Misalnya aku sangat suka menulis, tak kusangka akhirnya hobi menulisku ini bisa menghasilkan. Selain itu aku juga suka membuat kerajinan tangan seperti gelang atau gantungan kunci, dan ternyata itu juga bisa menghasilkan uang dan membantuku memenuhi kebutuhan dapur. Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas Awalnya aku iseng membuat kerajinan tangan ini, tak kusangka ternyata banyak yang menyukainya. Akhirnya banyak pesanan yang kuterima. Kelebihan produkku ini adalah karena aku menerima pesanan secara custom. Mereka bisa memesan sesuai inisial nama mereka. Ini tampaknya yang membuat banyak orang tertarik. Dengan banyaknya pesanan otomatis aku harus ekstra bekerja keras membuatnya, terkadang sampai lembur-lembur. Kerajina...

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa KOPIGAWA

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa   KOPIGAWA   - Percaya nggak sih kalian orang dengan gangguan jiwa sebenarnya, dahulu orang yang normal-normal saja? Bisa ya, bisa tidak, soalnya di daerahku memang ada beberapa orang dengan gangguan jiwa, padahal awalnya mereka baik-baik saja. Oleh suatu alasan, mereka kemudian terganggu fisik dan mentalnya. Akhirnya menjadi orang dengan masalah kejiwaan. Penyebabnya macam-macam, salah satunya ada yang ditinggal pergi kekasihnya. Lantas ia pun jadi stres, dampaknya jadi orang yang kayak hilang akal. Tetapi kalau dilihat dari fisik, ya dia normal sekali. Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa Terus kalau ketemu bagaimana? Ya, saya kalau ketemu agak jaga jarak, hehehe ... antara takut dan kasihan sih. Inilah yang sudah terbangun di masyarakat, banyak stigma negatif yang sudah melekat pada mereka yang punya gangguan jiwa. Padahal misalnya cuma sekadar datang ke psikolog lho? Itu juga sudah termasuk menjadi stigma negatif.   Faktan...

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegar a - Siapa tidak kenal makanan Abon? Makanan pelengkap ketika makan bubur atau sedang tidak ada lauk pauk. Buat camilan juga enak, atau juga buat isian jajanan. Saya jadi ingat almarhum ayah, saat hari-hari terakhirnya sebelum wafat beliau juga minta lauk abon. Abon sapi adalah abon kesukaannya. Dan biasanya yang dijual di pasaran ada abon sapi dan abon ayam. Alsafood Produk Olahan Ikan Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara   Nah kali ini saya mau cerita tentang perjuangan seorang kartini masa kini, Rinawati asal Pacitan. Hubungan Rinawati dengan abon ini apa? Beliau membangun usaha produk olahan ikan, yang mengolah ikan tuna menjadi abon. Hampir semua orang mengenal ikan satu itu, ikan laut yang memiliki nutrisi tinggi, protein untuk perkembangan otot, otak, jantung, dan juga omega-3.     Berawal dari sebuah pameran