Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot...

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa KOPIGAWA


Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa  KOPIGAWA - Percaya nggak sih kalian orang dengan gangguan jiwa sebenarnya, dahulu orang yang normal-normal saja? Bisa ya, bisa tidak, soalnya di daerahku memang ada beberapa orang dengan gangguan jiwa, padahal awalnya mereka baik-baik saja. Oleh suatu alasan, mereka kemudian terganggu fisik dan mentalnya. Akhirnya menjadi orang dengan masalah kejiwaan. Penyebabnya macam-macam, salah satunya ada yang ditinggal pergi kekasihnya. Lantas ia pun jadi stres, dampaknya jadi orang yang kayak hilang akal. Tetapi kalau dilihat dari fisik, ya dia normal sekali.


Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa
Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa


Terus kalau ketemu bagaimana? Ya, saya kalau ketemu agak jaga jarak, hehehe ... antara takut dan kasihan sih. Inilah yang sudah terbangun di masyarakat, banyak stigma negatif yang sudah melekat pada mereka yang punya gangguan jiwa. Padahal misalnya cuma sekadar datang ke psikolog lho? Itu juga sudah termasuk menjadi stigma negatif.

 

Faktanya sebagian besar dari mereka bisa pulih lho, dan kembali seperti sedia kala. Hal tersebut terjadi bila mendapatkan penanganan yang tepat, atau pengobatan yang benar. Mereka layak diterima di masyarakat, berkegiatan sosial maupun bekerja dan juga bisa menikah.

 

Demikian yang dipikirkan oleh seorang perawat di RSUD Kebumen, ia sangat paham bahwa orang dengan gangguan kejiwaan bisa menjadi normal kembali apabila mendapatkan pendampingan yang tepat. Siapa dia? Laki-laki tersebut bernama Arianto Setiadi.

 

 

 

Mengenal Arianto Setiadi dan KOPIGAWA

 

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa
Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa

 

KOPIGAWA singkatan dari Komunitas Peduli Gangguan Jiwa, adalah wadah yang bergerak yang diprakarsai oleh Arianto Setiadi bersama rekan-tekannya. Arianto sangat resah dan gelisah, dengan stigma di masyarakat terhadap ODGJ. KOPIGAWA didirikan di RSUD Prembun, 6 April 2021 di Kebumen.

 

Tujuan dari berdirinya KOPIGAWA adalah memberdayakan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), agar bisa diberikan pengobatan dan penangan tepat, yang mana setelah itu mereka diajarkan untuk menjadi produktif melalui pendekatan humanis.

 

Tidak sembarangan tentunya Arianto Setiadi mendirikan komunitas KOPIGAWA, ia sangat paham yang terjadi di masyarakat dan kasus ODGJ di Kebumen sendiri sudah mencapai 8.000 kasus. Kabar tidak mengenakannya lagi, Kebumen menjadi daerah dengan kasus pasung terbanyak di Jawa Tengah dari tahun 2012, dan di tahun 2021 masih menempati 4.000 kasus.

 

Ada empat program kerja yang diusung oleh KOPIGAWA, yakni setelah rawat inap di rumah sakit, penyesuaian keahlian ODGJ, pendampingan oleh KOPIGAWA, dan kemandirian di masyarakat. Arianto berharap agar selesai masa perawatan, mereka bisa kembali hidup mandiri dan bersosialisasi.

 

Hadirnya KOPIGAWA, Arianto juga berharap agar mereka bisa menemukan lagi semangat yang redup untuk kembali percaya diri di lingkungan masing-masing. Tidak henti-hentinya Arianto bersama rekan mengedukasi dan menyakinkan keluarga dan masyarakat bahwa mereka ODGJ bukan aib keluarga atau masyarakat jadi tidak perlu disembunyikan justru harus dibantu untuk sembuh.

 

Bagaimana KOPIGAWA melaksanakan kegiatan operasionalnya? Sementara mereka ini kegiatan nirlaba, karena biaya yang dikeluarkan terbilang tidak sedikit. Ternyata sumber dana tersebut berasal dari donasi dermawan, lembaga sosial lain, yayasan, dan ada juga bantuan dari pemerintah setempat dalam bentuk hibah. Serta penjualan produk dan kerajinan tangan, menyumbang kontribusi dalam program pemberdayaan.

 
Sebuah apreasi dari ketulusan hati

 

 

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa
Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa

Apresiasi datang tidak begitu saja, ada semangat pantang menyerah yang tak kenal lelah, hingga berbuah manis. Arianto Setiadi mendapatkan Apresiasi SATU Indonesia Awards 2024, pada bidang kesehatan. Penghargaan tersebut membuktikan jika Arianto Setiadi dan rekan-rekannya berhasil memberikan kontribusi kepada masyarakat dan negara dengan hal yang positif.

 

Tentunya Arianto Setiadi menjadi contoh yang bisa menginspirasi banyak orang. Bahwa jangan memandang sebelah mata orang yang mengalami gangguan kejiwaan, ubah cara pandang maupun stigma ODGJ dan berikan ruang aman untuk mereka agar bisa kembali semula. Mau bagaimanapun mereka adalah manusia, seperti kita yang memiliki hati ingin dicintai. #SatuGerakTerusBerdampak #KitaSatuIndonesia

 Sumber

https://www.instagram.com/kopigawa/
https://www.instagram.com/arianto.setiadi/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas

I nsto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas   - Sebagai seorang ibu rumah tangga  yang tidak bekerja, maka banyak hal yang aku lakukan untuk membantu kebutuhan dapur. Beberapa kegiatan yang aku kerjakan sebetulnya berawal dari hobi yang aku tekuni. Misalnya aku sangat suka menulis, tak kusangka akhirnya hobi menulisku ini bisa menghasilkan. Selain itu aku juga suka membuat kerajinan tangan seperti gelang atau gantungan kunci, dan ternyata itu juga bisa menghasilkan uang dan membantuku memenuhi kebutuhan dapur. Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas Awalnya aku iseng membuat kerajinan tangan ini, tak kusangka ternyata banyak yang menyukainya. Akhirnya banyak pesanan yang kuterima. Kelebihan produkku ini adalah karena aku menerima pesanan secara custom. Mereka bisa memesan sesuai inisial nama mereka. Ini tampaknya yang membuat banyak orang tertarik. Dengan banyaknya pesanan otomatis aku harus ekstra bekerja keras membuatnya, terkadang sampai lembur-lembur. Kerajina...

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegar a - Siapa tidak kenal makanan Abon? Makanan pelengkap ketika makan bubur atau sedang tidak ada lauk pauk. Buat camilan juga enak, atau juga buat isian jajanan. Saya jadi ingat almarhum ayah, saat hari-hari terakhirnya sebelum wafat beliau juga minta lauk abon. Abon sapi adalah abon kesukaannya. Dan biasanya yang dijual di pasaran ada abon sapi dan abon ayam. Alsafood Produk Olahan Ikan Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara   Nah kali ini saya mau cerita tentang perjuangan seorang kartini masa kini, Rinawati asal Pacitan. Hubungan Rinawati dengan abon ini apa? Beliau membangun usaha produk olahan ikan, yang mengolah ikan tuna menjadi abon. Hampir semua orang mengenal ikan satu itu, ikan laut yang memiliki nutrisi tinggi, protein untuk perkembangan otot, otak, jantung, dan juga omega-3.     Berawal dari sebuah pameran