Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot...

Mlipir Bentar ke Monas Jakarta



Mlipir Bentar ke Monas Jakarta - Dulu saya nggak tahu Monas berada di Jakarta mana, sekarang setelah berjalan kaki dari Perpusnas menuju Monas ternyata Monas berada di Jakarta Pusat. Dekat dengan stasiun Gambir. Monas sendiri sudah dibangun dari 17 Agustus 1961, enam belas tahun setelah Indonesia merdeka.


sejarah singkat monas bagian bagian monas emas monas teknik pembuatan monas berat emas monas gambar monas jakarta gambar monas malam hari keistimewaan monas


Monumen Nasional, atau sering dikenal dengan Monas, merupakan monumen peringatan yang mempunyai tinggi 132 meter. Didirikan sebagai tanda rakyat Indonesia mengenang perlawanan dan perjuangan pahlawan Indonesia jaman dahulu ketika merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia - Belanda.


Jalan-jalan ke pelataran Monas

Sebenarnya saya kepengen masuk dan naik ke Monas, tetapi kereta kepulangan saya pukul 20.00 WIB jadi saya nggak berani berlama-lama. Mengingat sudah pukul 17.00 WIB dan saya belum sholat ashar, singgah sejenak pun tak mengapa ya kan?



sejarah singkat monas bagian bagian monas emas monas teknik pembuatan monas berat emas monas gambar monas jakarta gambar monas malam hari keistimewaan monas


Saya bersama teman perjalanan bunda Triana, mengabadikan diri berpose di depan Monas. Meski dapetnya siluet, tapi kami sudah cukup bahagia hahaha ... apalagi Monas sedang ramai di pelatarannya, karena besoknya akan ada JAKARNAVAL.

Kalau kalian yang dari jauh mau main ke Monas, kayak saya tenang karena jam bukanya monas itu sudah dimulai dari pukul 07.00 WIB bisa datang lebih awal deh. Untuk harga tiketnya sih pas waktu itu Rp 10.000,- kurang tahu kalau sekarang udah naik atau belum.

Monas termasuk icon kebanggaan yang dimiliki oleh Republik Indoesia. Apalagi buat orang kampung macam saya ini, Monas menjadi salah satu destinasi wisata impian lho hehehe ... Berkahnya Monas dekat dengan stasiun saya akan berangkat pulang.

Konon ada kabar yang berembus, lukisan Presiden nomor satu Indonesia di sana, bagian dadanya bisa berdenyut lho! Wadidaw ... bikin merinding aja nih hehehe ... tapi kan jadi pengen ngebuktiin langsung juga ya?

sejarah singkat monas bagian bagian monas emas monas teknik pembuatan monas berat emas monas gambar monas jakarta gambar monas malam hari keistimewaan monas


Alhamdulillah meski sejenak mampir ke bagian pelataran Monas, setidaknya cukup mengobati penasaran akan Monas yang sekarang. Pertama kali ke Monas jaman SMA, udah lama banget, dan ini kali keduanya. Semoga dilain waktu bisa sampai atas emas monas bersama teman hidup dolan dimari. Aamiin. Selamat jalan-jalan!


Monumen Nasional

Gambir, Jakarta Pusat
Kecamatan Gambir - DKIJ

Komentar

  1. Mbak nyi bikin aku pingin. Liat monas dr jauh doang. Blm pernah masuk mbak. Piknik jg blm pernah sampe sana. Hihi betapa kudetnya daku...

    BalasHapus
  2. Aku juga belum sempat naik, tapi sempat ke bagian dasarnya, yang ada museum..bagus maketnya..

    BalasHapus
  3. Aku 3,5 th cuma sliwer2 aja nih di depan monas, ga pernah mampir main ke sana. Padahal kan seru ya

    BalasHapus
  4. Aku pertama kali ke Monas waktu masih SD, sampai sekarang masih belom ke sana lagi hahaha padahal hampir jadi warga Jakarta hihi.. Weekend ini ah main ke sanaa

    BalasHapus
  5. Sama sekali belum pernah ke monas nih aku. Ternyata asyik juga ya, jalan dan wisata di Monas. Semoga ada waktu main ke sana bareng anak-anak.

    BalasHapus
  6. enaknya tuh monas dekat sama gambir, ya, jadi, yang dari luar kota dan naik kereta bisa mlipir bentar ke monas hehehe

    BalasHapus
  7. Jadi inget dulu ke monas habis kondangan. Saltum banget pakai batik ala2 gitu :D

    BalasHapus
  8. Jadi inget aku 2008 jalan kaki dari Gambir ke Istiqlal PP dan sempet liat monas dari balik jeruji pagar pembatas wkwkkw jaman kuliah mbolang ke Jakarta pertama kali ke Festival Film di IKJ

    BalasHapus
  9. Aku baru sekali ke Monas nih..itupun sudah lama berlalu..pasti sekarang sudah berbeda ya. TFS Nyi..jadi pengen ke sana lagi euy..

    BalasHapus
  10. Aku terakhir ke Monas itu saat SMP. Udah berpa tahun coba 😂 baru tahu kalo Manas itu udah mulai buka dari jam 7 pagi

    BalasHapus
  11. Hampir mirip yg pernah kualami di rumah budheku di Sawangan Depok,mata pada lukisan Bung Karno yg segede gaban pernah berkedip-medio sambil tersenyum

    BalasHapus
  12. Ebuset, lukisan tapi denyut dadanya tetap ada? Jadi pengen rikues ada lukisan Keanu Reeves, trus jadi pas nyender, dadanya terasa hangat karena beneran ada denyutnya *eh

    BalasHapus
  13. Ya Allah, akutu ke Jakarta nggak keitung tapi nggak pernah mampir ke Monas. Kan jadi gemes, soalnya nggak pernah lewat di depannya sih. Andai lewat, pasti minta mampir, ahahahahaa

    BalasHapus
  14. Aku tiap ke Jakarta kok nggak sempat mlipir ke monas ya? Terakhir ke Jakarta cuma lewat doang, soalnya malem

    BalasHapus
  15. Waduh, lukisannya bisa berdenyut, serius Nyi? Malah serem dooongg...
    Aku baru sekali ke Monas nih, pas masih umur 5 tahunan hihii... Beberapa kali ke Jakarta tapi belum pernah ke Monas lagi.

    BalasHapus
  16. Kemarin sempet ke Museum Gajah, tinggal seplintengan kerikil dari Monas. Kapan2 kesitu lagi ah, Jakarta memang ga pernah ada matinye ya.. Foto sama Monasnya keren Nyi,..haha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas

I nsto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas   - Sebagai seorang ibu rumah tangga  yang tidak bekerja, maka banyak hal yang aku lakukan untuk membantu kebutuhan dapur. Beberapa kegiatan yang aku kerjakan sebetulnya berawal dari hobi yang aku tekuni. Misalnya aku sangat suka menulis, tak kusangka akhirnya hobi menulisku ini bisa menghasilkan. Selain itu aku juga suka membuat kerajinan tangan seperti gelang atau gantungan kunci, dan ternyata itu juga bisa menghasilkan uang dan membantuku memenuhi kebutuhan dapur. Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas Awalnya aku iseng membuat kerajinan tangan ini, tak kusangka ternyata banyak yang menyukainya. Akhirnya banyak pesanan yang kuterima. Kelebihan produkku ini adalah karena aku menerima pesanan secara custom. Mereka bisa memesan sesuai inisial nama mereka. Ini tampaknya yang membuat banyak orang tertarik. Dengan banyaknya pesanan otomatis aku harus ekstra bekerja keras membuatnya, terkadang sampai lembur-lembur. Kerajina...

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa KOPIGAWA

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa   KOPIGAWA   - Percaya nggak sih kalian orang dengan gangguan jiwa sebenarnya, dahulu orang yang normal-normal saja? Bisa ya, bisa tidak, soalnya di daerahku memang ada beberapa orang dengan gangguan jiwa, padahal awalnya mereka baik-baik saja. Oleh suatu alasan, mereka kemudian terganggu fisik dan mentalnya. Akhirnya menjadi orang dengan masalah kejiwaan. Penyebabnya macam-macam, salah satunya ada yang ditinggal pergi kekasihnya. Lantas ia pun jadi stres, dampaknya jadi orang yang kayak hilang akal. Tetapi kalau dilihat dari fisik, ya dia normal sekali. Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa Terus kalau ketemu bagaimana? Ya, saya kalau ketemu agak jaga jarak, hehehe ... antara takut dan kasihan sih. Inilah yang sudah terbangun di masyarakat, banyak stigma negatif yang sudah melekat pada mereka yang punya gangguan jiwa. Padahal misalnya cuma sekadar datang ke psikolog lho? Itu juga sudah termasuk menjadi stigma negatif.   Faktan...

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegar a - Siapa tidak kenal makanan Abon? Makanan pelengkap ketika makan bubur atau sedang tidak ada lauk pauk. Buat camilan juga enak, atau juga buat isian jajanan. Saya jadi ingat almarhum ayah, saat hari-hari terakhirnya sebelum wafat beliau juga minta lauk abon. Abon sapi adalah abon kesukaannya. Dan biasanya yang dijual di pasaran ada abon sapi dan abon ayam. Alsafood Produk Olahan Ikan Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara   Nah kali ini saya mau cerita tentang perjuangan seorang kartini masa kini, Rinawati asal Pacitan. Hubungan Rinawati dengan abon ini apa? Beliau membangun usaha produk olahan ikan, yang mengolah ikan tuna menjadi abon. Hampir semua orang mengenal ikan satu itu, ikan laut yang memiliki nutrisi tinggi, protein untuk perkembangan otot, otak, jantung, dan juga omega-3.     Berawal dari sebuah pameran