Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot...

Tanggapan Anies Baswedan Terkait Rangkap Jabatan, Jangan jadi Pedagang sekaligus Pejabat

Sebagai tokoh politik yang mempunyai pengaruh cukup besar, tanggapan Anies Baswedan berkaitan dengan rangkap jabatan yang terjadi di negara Indonesia menarik banyak pihak. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Milad ke 21 Partai Keadilan Sosial atau PKS yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta pada tanggal 20 Mei 2023 lalu.



Tanggapan Anies ini juga berhubungan dengan isi buku “Why Nations Fail” atau Kenapa Negara Gagal yang ditulis oleh Acemoglu dan Robinson. Pembahasan dalam buku ini menarik karena ada beberapa tanda yang terjadi di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa Indonesia mempunyai tanda sebagai negara gagal. Namun tokoh ini optimis dan berharap hal tersebut tidak berpengaruh pada kemajuan Indonesia.

Jangan Rangkap Jabatan

Menyoroti tentang persoalan rangkap jabatan yang banyak terjadi saat ini, Anies Baswedan berharap hal tersebut tidak ada lagi. Apalagi jika rangkap jabatan tersebut menyebabkan terjadinya tumpang tindih kebijakan yang berpengaruh pada pelaksanaan regulasi itu sendiri. Anies memberikan istilah jangan sampai ada market player yang juga bertindak sebagai regulator.

Maksud dari pernyataan tersebut adalah harapan mantan gubernur DKI ini agar tidak ada pedagang atau pebisnis yang memegang jabatan pemerintahan tertentu, terlebih yang bertugas sebagai pembuat aturan. Sebab jika itu terjadi maka kebijakan yang dibuat hanya akan menguntungkan dirinya, kelompoknya dan keluarganya saja.

Terkait hal ini, Anies menegaskan, jika mau jadi pedagang sampai juga bertugas dalam kenegaraan, terutama sebagai pembuat aturan berkaitan dengan bidang perdagangan tersebut. Rangkap jabatan ini menjadi pemicu adanya masalah dalam sistem perekonomian sehingga tidak terjadi pemerataan.

Mantan rektor Paramadina ini menjelaskan seharusnya ada negara bersifat melayani semua kepentingan masyarakat. Caranya dengan menjunjung tinggi pilar demokrasi dan memberikan kewenangan kepada pemerintah agar saling mengawasi dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Tokoh kharismatik ini menegaskan,”kalau pedagang, pedagang saja. jangan sampai menjadi pedagang sekaligus pembuat aturan. Apalagi aturan yang berkaitan dengan perdagangan yang dijalankan dan tidak kemudian rangkap jabatan. Apalagi sampai rangkap jabatan yang bertumpuk-tumpuk. Dengan tatanan yang tepat negara akan minim konflik.

Pentingnya Sistem Institusi Inklusi

Dalam kesempatan tersebut Anies juga menyampaikan pentingnya menjalankan sistem institusi inklusi. Untuk mencapai kemajuan negara, ada dua unsur penting. Pertama politik inklusif dan yang kedua ekonomi inklusif.

Sistem institusi inklusif mengakomodir semua kepentingan, bukan hanya pihak yang mendukung, kelompok maupun keluarga saja. Dengan demikian semua lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah pinggir mendapat perhatian dan kesempatan berkontribusi yang sama.

Dalam politik inklusif semua masyarakat bebas menyampaikan aspirasi politiknya dan tidak ada pemaksaan kehendak dari pemangku jabatan. Sebagai negara dengan paham demokrasi, harusnya di Indonesia meritokrasi berjalan di pemerintahan. Meritokrasi adalah memberikan kesempatan kepada semua yang mempunyai kompetensi untuk menjadi pemimpin.

Sedangkan sistem ekonomi inklusif memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk bisa memanfaatkan potensi sumber daya dan tidak ada konsentrasi pada wilayah tertentu saja. Ini bisa terjadi apabila tidak ada rangkap jabatan yang mendorong untuk lebih mementingkan keperluan pribadi atau golongan.

Anies Baswedan juga menuturkan, negara yang bersifat melayani akan menjunjung tinggi pelaksanaan rule of law dengan memperkuat cabang-cabang hukum agar lebih independen. Pemerintah tidak boleh memberikan keistimewaan pada satu pihak meski sedang memegang kekuasaan. Tujuannya agar tidak terjadi intervensi politik dan lebih transparan dalam mengambil kebijakan. Tegasnya lagi, hal ini harus diperkuat di Indonesia.  


Sumber:

https://nasional.sindonews.com/read/1103743/12/anies-baswedan-soal-rangkap-jabatan-jangan-pedagang-sekaligus-pejabat-1684584335

https://aceh.tribunnews.com/2023/05/21/anies-jangan-pedagang-sekaligus-pejabat-sekaligus-pembuat-aturan

https://rangkuman.my.id/anies-baswedan-mengulas-buku-why-nations-fail-menggali-akar-ketidakberhasilan-negara/

https://www.instagram.com/p/CsfVnX-yKIo/




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas

I nsto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas   - Sebagai seorang ibu rumah tangga  yang tidak bekerja, maka banyak hal yang aku lakukan untuk membantu kebutuhan dapur. Beberapa kegiatan yang aku kerjakan sebetulnya berawal dari hobi yang aku tekuni. Misalnya aku sangat suka menulis, tak kusangka akhirnya hobi menulisku ini bisa menghasilkan. Selain itu aku juga suka membuat kerajinan tangan seperti gelang atau gantungan kunci, dan ternyata itu juga bisa menghasilkan uang dan membantuku memenuhi kebutuhan dapur. Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas Awalnya aku iseng membuat kerajinan tangan ini, tak kusangka ternyata banyak yang menyukainya. Akhirnya banyak pesanan yang kuterima. Kelebihan produkku ini adalah karena aku menerima pesanan secara custom. Mereka bisa memesan sesuai inisial nama mereka. Ini tampaknya yang membuat banyak orang tertarik. Dengan banyaknya pesanan otomatis aku harus ekstra bekerja keras membuatnya, terkadang sampai lembur-lembur. Kerajina...

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa KOPIGAWA

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa   KOPIGAWA   - Percaya nggak sih kalian orang dengan gangguan jiwa sebenarnya, dahulu orang yang normal-normal saja? Bisa ya, bisa tidak, soalnya di daerahku memang ada beberapa orang dengan gangguan jiwa, padahal awalnya mereka baik-baik saja. Oleh suatu alasan, mereka kemudian terganggu fisik dan mentalnya. Akhirnya menjadi orang dengan masalah kejiwaan. Penyebabnya macam-macam, salah satunya ada yang ditinggal pergi kekasihnya. Lantas ia pun jadi stres, dampaknya jadi orang yang kayak hilang akal. Tetapi kalau dilihat dari fisik, ya dia normal sekali. Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa Terus kalau ketemu bagaimana? Ya, saya kalau ketemu agak jaga jarak, hehehe ... antara takut dan kasihan sih. Inilah yang sudah terbangun di masyarakat, banyak stigma negatif yang sudah melekat pada mereka yang punya gangguan jiwa. Padahal misalnya cuma sekadar datang ke psikolog lho? Itu juga sudah termasuk menjadi stigma negatif.   Faktan...

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegar a - Siapa tidak kenal makanan Abon? Makanan pelengkap ketika makan bubur atau sedang tidak ada lauk pauk. Buat camilan juga enak, atau juga buat isian jajanan. Saya jadi ingat almarhum ayah, saat hari-hari terakhirnya sebelum wafat beliau juga minta lauk abon. Abon sapi adalah abon kesukaannya. Dan biasanya yang dijual di pasaran ada abon sapi dan abon ayam. Alsafood Produk Olahan Ikan Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara   Nah kali ini saya mau cerita tentang perjuangan seorang kartini masa kini, Rinawati asal Pacitan. Hubungan Rinawati dengan abon ini apa? Beliau membangun usaha produk olahan ikan, yang mengolah ikan tuna menjadi abon. Hampir semua orang mengenal ikan satu itu, ikan laut yang memiliki nutrisi tinggi, protein untuk perkembangan otot, otak, jantung, dan juga omega-3.     Berawal dari sebuah pameran