Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot...

7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol dari Buku Traveling Aja Dulu


Kalau kalian pejalan sejati, wajib catet nih '7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol dari Buku Traveling Aja Dulu', karya kak Olivia Dianina Purba.


7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol dari Buku Traveling Aja Dulu
7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol dari Buku Traveling Aja Dulu


 

Sekilas tentang Kak Olivia Dianina Purba, lahir di Berastagi, kota kecil di dataran tinggi Sumatra Utara. Tetapi Olivia juga tinggal nomaden di beberapa negara, antaranya Melboune, Canberra, Kathmandu, medan, dan lain sebagainya.

 

Olivia Dianina Purba juga sudah berkeliling ke 37 negara, bahkan lebih. Dan buku ini adalah pengalamannya melakukan perjalanan, beserta tips dan trick seru yang bisa dipraktikan. Untuk kamu yang newbie, dan sudah expert di dunia traveling.

 

Nah saya akan kasih bocoran '7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol' dari Olivia Dianina Purba. Tapi lebih afdolnya kalian wajib punya buku ini deh, buat yang demen traveling siapapun itu. Cus, baca tipsnya lengkap di bawah ini.

 

7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol dari Buku Traveling Aja Dulu, oleh Olivia Dianina Purba

 

Detail Buku Traveling Aja Dulu!
Detail Buku Traveling Aja Dulu!

 

Seorang traveler harus banget pintar mengatur budget. Mengapa? Agar isi tabungan tidak terkuras ludes. Maka ada hal-hal yang bisa dikurangi, untuk menekan biaya traveling agar tabungan tetap aman. Apa saja itu? Yuk baca.

 

1. Memanfaatkan paket kartu pas city tour

 

Buat kamu yang suka traveling ke Eropa, Jepang, atau Australia bisa memanfaatkan paket kartu pas city tour. Tetapi yang perlu diwaspadai adalah, paket kartu pas city tour ini punya jangka waktu. Antara 24 atau 48 jam tergantung negaranya.

 

Mengapa paket kartu pas city tour bisa dimanfaatkan? Karena bisa lebih murah jika naik moda transportasi umum, seperti MRT, trem, bus, dan transpotasi yang lain cukup bayar sekali.

 

Dengan memiliki paket kartu pas city tour, kita bisa masuk dengan diskon lebih murah ke objek wisata tertentu atau diberbagai museum.

 

2. Menggunakan jasa free walking tour gratis

 

Memang tidak semua negara memiliki free walking tour gratis, tetapi biasanya di negara Eropa, Australia, atau Amerika ada.

 

Dengan memanfaatkan free walking tour gratis, kita bisa berjalan-jalan dan lebih mengenal wisata yang sedang kita kunjungi. Walaupun judulnya gratis, tetap dong kita memberikan uang tips sukarela sebagai tanda terima kasih. Oke!

 

3. Memanfaatkan drinking water fountain (anjungan air siap minum)

 

Jalan-jalan juga bikin lelah lho ya? Kita butuh asupan air minum agar stamina tetap terjaga, nah kita bisa memanfaatkan drinking water fountain yang disediakan di lokasi. Makanya penting banget membawa botol minum sendiri. Di negara Eropa, Amerika, dan Australia selalu menyediakan anjungan air siap minum. Jadi traveler seperti kita tetap aman, tidak keahuasan, serta hemat budget. Iya nggak?

 

4. Pilih tempat menginap terdekat

 

Biasanya penginapan terdekat memang jauh lebih mahal, tetapi hal terebut juga membuat kita hemat biaya transportasi lho. Nggak ribet dan bikin nggak boros. Ya, kuncinya cari yang murah dong ya? Hal ini bisa kita tanyakan di forum-forum atau grup traveler. Biasanya bocoran tempat-tempat hemat disharing di sana.

 

5. Beli oleh-oleh di pasar tradisinonal

 

Percaya atau nggak oleh-oleh di kawasan objek wisata biasaya jauh lebih mahal. Maka tips dari Kak Olivia, belinya di pasar lokal saja karena bisa mendapatkan harga murah.

 
6. Memilih moda transportasi gratis

 

Dibeberapa negara yang dikunjungi kak Olivia, menyediakan transportasi gratis untuk turis yang berkunjung, seperti Tokyo, London, Paris, Canberra, dan Madelin. Ada juga sepeda gratis untuk turis lho, tapi diberikan jangka waktu peminjaman.

 

Di Melbourne lebih keren lagi, ada Trem City Look, yang mengantarkan turis berwisata gratis keliling kota tua. Bahkan ada rekaman tour guide yang menjelaskan berbagai tempat bersejarah yang dilintasi. Keren ya? Semoga Indonesia pun ada ya?

 

7. Mengunjungi objek wisata gratis

 

Detail Buku Traveling Aja Dulu!
Detail Buku Traveling Aja Dulu!


Dalam buku Traveling Aja Dulu, kak Olivia membocorkan tempat wisata gratis. Misalnya nih kalau kamu liburan di London, ada beberapa museum yang gratis untuk dikunjungi tetapi di hari-hari tertentu. Jadi pastikan waktunya tepat ya?

 

Di Singapura juga ada yang gratis, seperti Botanical Graden dan Garden By the Bay. Di Hawaii juga banyak pantai yang bisa dikunjungi gratis.

 

Pesan kak Olivia, kalaupun kalian berkunjung ke tempat wisata berbayar, pastikan kalian menyukainya. Jangan cuma ikutan tren, karena tidak akan memberikan kesan apa pun. Lebih baik memilih objek wisata yang sesuai dengan minat.

 

Jadi bagaimana? 7 Tips Mengatur Bujet Biar Kantong tidak Jebol dari Kak Olivia, sangat membantu sekali ya kan? Memberikan pandangan jika kita ingin melakukan perjalanan wisata, apalagi ke luar negeri. Jauh dan membutuhkan persiapan yang matang.

 

 

Detail Buku Traveling Aja Dulu!

 

 

  • Judul : Traveling Aja Dulu!    
  • Penulis : Olivia Dianina Purba
  • Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
  • Tanggal Rilis : 21 Januari 2019
  • Media Baca  : Gramedia Digital
  • Jumlah Halaman : 260 Halaman
  • Harga : Rp79.000
  • Format bacaan : PDF
  • ISBN : 978-623-00-5587-4

 
Kesimpulan

 

Liburan identik dengan mengeluarkan uang, tetapi ada lho liburan yang bikin kita tetap bisa berhemat. Misalnya mengunjungi tempat-tempat yang memang digratiskan. Bisa juga dengan naik transportasi umum yang disediakan dengan gratis. Ada juga tour guide yang tidak perlu membayar.

 

Namun semua itu biasanya diberikan waktu pada jam-jam tertentu. Makanya penting mengatur jadwal sebaik mungkin, dan memastikan kunjunganmu tidak salah hari. 

Komentar

  1. Tipsnya berguna banget, apalagi buat yang udah berkeluarga dan punya anak-anak yang kadang sering tiba-tiba minta ini itu. Kalau ada buku ini, jadi ngerti gimana cara ngatur budget

    BalasHapus
  2. Tipsnya wajib bgt diingat nih buat kita yang suka traveling, biar hemat budget tapi jalan2 tetep happy dan bisa tetep eksplor semua pas kita traveling..Wajib punya bukunya, biar tau contekan tempat wisata gratis

    BalasHapus
  3. Tos, kak Olivia!
    Rasanya pengen gitu deh, saat membaca di bagian ini :

    "... jangan cuma ikutan tren, karena tidak akan memberikan kesan apa pun. Lebih baik memilih objek wisata yang sesuai dengan minat!"

    Alangkah sayang sekali jika perjalanan tidak membekas di hati, menurutku pribadi.
    Membekas di sini bukan melulu soal kemewahan, mahal dan eksklusif.
    Tapi, yang mampu menorehkan kenangan tak terlupakan!

    Travelling sederhana pun mampu menorehkan kenangan tak terlupakan lho.
    Oh iya, aku juga percaya, siapa partner saat melakukan travelling juga bisa menentukan kualitas kenangan.

    ... dan setuju, "Traveling aja dulu!"

    BalasHapus
  4. Wah resensi bukunya pas buat kita yang sibuk nyiapin liburan keluarga. Biar liburan ga riweuh dan repot mesti well prepare baca buku traveling aja dulu hehe

    BalasHapus
  5. Betul yaah.. kalau gak tau tipsnya, beres liburan, yang ada malah mikirin keuangan hari esok. Huhuhu, ko sediih..
    Kudu banget bikin itin travelling yang jelas dan mendetail sampai ke budgeting.
    Jadi travelling beneran bikin healing yang tak terlupakan.

    BalasHapus
  6. Apakah tips yang sama bisa diterapkan untuk travelling bersama keluarga? Kalau di Indonesia kayanya nggak banyak tempat wisata yang gratis ya, mungkin karena ruang terbuka juga nggak banyak. Kalaupun ada terkadang rame banget dan kurang terawat.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas

I nsto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas   - Sebagai seorang ibu rumah tangga  yang tidak bekerja, maka banyak hal yang aku lakukan untuk membantu kebutuhan dapur. Beberapa kegiatan yang aku kerjakan sebetulnya berawal dari hobi yang aku tekuni. Misalnya aku sangat suka menulis, tak kusangka akhirnya hobi menulisku ini bisa menghasilkan. Selain itu aku juga suka membuat kerajinan tangan seperti gelang atau gantungan kunci, dan ternyata itu juga bisa menghasilkan uang dan membantuku memenuhi kebutuhan dapur. Insto Teman Setia Ibu Rumah Tangga Beraktifitas Awalnya aku iseng membuat kerajinan tangan ini, tak kusangka ternyata banyak yang menyukainya. Akhirnya banyak pesanan yang kuterima. Kelebihan produkku ini adalah karena aku menerima pesanan secara custom. Mereka bisa memesan sesuai inisial nama mereka. Ini tampaknya yang membuat banyak orang tertarik. Dengan banyaknya pesanan otomatis aku harus ekstra bekerja keras membuatnya, terkadang sampai lembur-lembur. Kerajina...

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa KOPIGAWA

Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa   KOPIGAWA   - Percaya nggak sih kalian orang dengan gangguan jiwa sebenarnya, dahulu orang yang normal-normal saja? Bisa ya, bisa tidak, soalnya di daerahku memang ada beberapa orang dengan gangguan jiwa, padahal awalnya mereka baik-baik saja. Oleh suatu alasan, mereka kemudian terganggu fisik dan mentalnya. Akhirnya menjadi orang dengan masalah kejiwaan. Penyebabnya macam-macam, salah satunya ada yang ditinggal pergi kekasihnya. Lantas ia pun jadi stres, dampaknya jadi orang yang kayak hilang akal. Tetapi kalau dilihat dari fisik, ya dia normal sekali. Arianto Setiadi Relawan Kesehatan Jiwa Terus kalau ketemu bagaimana? Ya, saya kalau ketemu agak jaga jarak, hehehe ... antara takut dan kasihan sih. Inilah yang sudah terbangun di masyarakat, banyak stigma negatif yang sudah melekat pada mereka yang punya gangguan jiwa. Padahal misalnya cuma sekadar datang ke psikolog lho? Itu juga sudah termasuk menjadi stigma negatif.   Faktan...

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara

Alsafood Produk Olahan Ikan Tuna Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegar a - Siapa tidak kenal makanan Abon? Makanan pelengkap ketika makan bubur atau sedang tidak ada lauk pauk. Buat camilan juga enak, atau juga buat isian jajanan. Saya jadi ingat almarhum ayah, saat hari-hari terakhirnya sebelum wafat beliau juga minta lauk abon. Abon sapi adalah abon kesukaannya. Dan biasanya yang dijual di pasaran ada abon sapi dan abon ayam. Alsafood Produk Olahan Ikan Milik Rinawati Sukses sampai Mancanegara   Nah kali ini saya mau cerita tentang perjuangan seorang kartini masa kini, Rinawati asal Pacitan. Hubungan Rinawati dengan abon ini apa? Beliau membangun usaha produk olahan ikan, yang mengolah ikan tuna menjadi abon. Hampir semua orang mengenal ikan satu itu, ikan laut yang memiliki nutrisi tinggi, protein untuk perkembangan otot, otak, jantung, dan juga omega-3.     Berawal dari sebuah pameran